Demi Uang Zakat 30.000, 21 Nyawa Dikorbankan

September 15, 2008 at 10:32 pm 1 komentar

Hari ini (Senin, 15 Sept 2008) saat berbuka puasa terdengar kabar yang begitu miris dan memprihatinkan. Suatu berita yang menunjukkan kepada kita betapa kemiskinan masih bernaung di negeri ini. Di Pasuruan, 21 orang tewas akibat terinjak-injak pada saat mengantri pembagian uang zakat yang hanya Rp 30.000,-. Sebegitu rendahkah harga nyawa seorang manusia? Pembagian zakat ini dilakukan oleh keluarga H. Syaikon sejak tahun 1975 dan tahun-tahun sebelumnya tidak pernah (atau belum?) terjadi insiden seperti ini hanya ada beberapa orang yang pingsan karena dorong-dorongan dan berdesak-desakan saat mengantri.

korban_pasuruan

Seharusnya hal-hal seperti ini tidak harus terjadi kalau orang-orang kaya negeri ini yang niatnya ingin berbuat kebaikan mewujudkannya dengan cara-cara yang baik pula. Mereka harusnya memikirkan bagaimana mekanisme pembagian zakat yang baik, yang tidak semakin menyengsarakan kaum fakir. Saat insiden terjadi, ribuan orang sudah berkumpul mulai pukul 6 pagi, empat jam sebelum pembagian zakat dimulai. Yang aneh dan kebangetan adalah, apakah si pembagi zakat tidak mengetahui kalau ada puluhan ibu-ibu berusia 35-65 tahun yang terinjak-injak, berdesakan, dehidrasi dan kekurangan oksigen? Tidak ada tenaga medis yang disediakan ataupun petugas yang mengatur tertibnya antrian, acara ini juga terselenggara tanpa ada pemberitahuan kepada RT, RW maupun kepolisian setempat. Sebagian besar korban, saat diselamatkan sudah tewas di tempat kejadian. Hati ini begitu marah dan jengkel dengan adanya hal ini, harusnya orang kaya yang membagikan zakat (dalam hal ini keluarga H Syaikon) dijadikan tersangka pembunuhan karena mereka telah menghilangkan nyawa orang lain.

Mengapa mereka tidak pernah belajar dari pengalaman? Tahun-tahun sebelumnya, hal ini selalu terjadi dan berulang terus di tahun selanjutnya. Niat baik harus diwujudkan dengan pelaksanaan yang baik, jangan menganggap enteng nyawa seseorang. Hanya karena 30rb mereka harus mengeluarkan uang ratusan ribu untuk membiayai biaya rumah sakit bahkan merelakan nyawa mereka.

antrian

Gambar di atas mungkin bisa menunjukkan suatu mekanisme pembagian zakat yang lebih baik. Penerima zakat dipersilahkan untuk duduk terlebih dahulu sembari menunggu antrian yang ada. Antrian bisa menggunakan kartu ataupun kupon agar lebih tertib dalam pembagian. Membagi zakat berbeda dengan memberi makan ayam, harus ada panitia dan rencana yang disusun secara matang. Untuk berbuat baik, kita juga harus mempertimbangkan segala aspek. Jangan sampai niat baik yang kita laksanakan malah akan merugikan orang lain. Sudah banyak badan amil yang didirikan untuk membantu masyarakat penyalur dan penerima zakat namun seringkali orang kurang percaya kepada orang lain dan lebih mantap kalau bisa memberikan zakat secara langsung. Semoga peristiwa pahit ini tidak terulang kembali dan bisa menjadi sarana bagi semua pihak untuk berintrospeksi diri.

Gambar diambil dari : detik.com


baca berita di lintas berita

Berita lainnya :
h syaikon panitia terancam hukuman 5 tahun penjara
niat h syaikon berzakat langsung sempat ditentang keluarga

Entry filed under: Kontroversi. Tags: , , , , .

Paket Internet Unlimited Operator Seluler Makna Sumpah Pemuda

1 Komentar Add your own

  • 1. vizon  |  September 16, 2008 pukul 2:01 am

    walau bagaimanapun, kita harus berterima kasih kepada h. syaikhon dan para korban. karena, dg peristiwa yg menimpa mereka inilah, kita semakin tersadarkan akan pentingnya zakat dilakukan dg ikhlas dan profesional…🙂

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


feed

Testimonial

Selamat datang di BeritaBaik. Semoga blog ini bermanfaat untuk Anda.

Silahkan berkunjung ke Griya Maya saya yang baru : YudhaKaryadi.com
Yudha Karyadi

Hot News

Photobucket

Download e-book Membongkar Gurita Cikeas di Griya Knowledge.

Archives

Kategori

Statistics

Visitors

  • 94,616 person

Sponsors


%d blogger menyukai ini: